Senin, 01 Juni 2009

Desain Interior


Mengeksplor Sentuhan Maskulin dalam desain Interior

Bagi mereka yang sudah berkeluarga, menata ruang dalam rumah menjadi salah satu hal yang mengasyikan untuk mengisi akhir pekan bersama pasangan.
Namun saat menentukan interior yang tepat, seringkali terjadi perdebatan antara isrti dan suami, karena umumnya perempuan akan lebih menekankan unsure feminine, dan menganggap unsure maskulin akan membuat interior tampak seperti suasana kantor yang kaku.
Padahal sebenarnya pola maskulin dapat diterapkan lewat pemilihan material, warna, serta model furniture. Pola maskulin tidak melulu identik dengan sifat “kaku”. Interior yang didominasi pola persegi dan bersudut, dapat disiasati dengan kombinasi yang menarik.
Karakter maskulin pada interior dapat diadaptasi dari corak yang tegas, warna yang kuat dan gelap. Sementara bahan furniture dari bahan stainless steel, kayu, ataupun kulit dapat digunakan untuk menegaskan karakter ini.
Untuk ruang duduk misalnya, dengan memilih dinding panel kayu akan menghadirkan suasana hangat. Pemilihan warna kayu sebagai “colortone” yang cenderung kearah gelap dan natural yang memberi kesan netral pada ruang tanpa menanggalkan tampilan kenyamanan.
Tidak hanya pada dinding, permainan corak warna dan bahan dapat diterapkan pada furniture. Warna dan bahan sofa ruang keluarga dapat menjadi contoh yang menarik. Pemilihan bahan kulit yang erat nuansa maskulin dapat dikombinasikan dengan warna netral seperti warna putih. Dapat pula ditambahkan bantal sofa dengan warna gelap seperti abu-abu atau hitam.
Bahan stainless steel pada furniture tidak akan terlihat kaku jika tepat penataannya. Bahan tersebut dapat menjadi bahan atau materi lampu baca yang ditempatkan di pojok ruang duduk. Bahan ini pun dapat dipakai sebagai bahan vas bunga yang dapat ditempatkan di meja makan atau meja tamu. Vas tersebut dapat diisi dengan elemen bunga sebagai dekoratif yang menarik, lewat pemilihan bentuk bunga berukuran kecil dan berdaun lebih banyak.
Tidak hanya lewat warna, corak, bahan sentuhan elemen maskulin pun dapat dihadirkan dengan koleksi barang Anda, seperti poster film atau foto. Cobalah untuk pemasangan poster ukuran besar bertema vintage movie ataupun city view photo pada dinding dapat menjadi focal point pada sebuah ruangan.
Sentuhan maskulin dapat diterapkan tanpa meninggalkan kesan kaku, asal Anda berani bereksperimen dan mengkombinasikan dengan interior yang ada.

Anda berani coba ???

Tidak ada komentar: